Seperti
dilansir kantor berita Reuters, polisi akhirnya menggerebek rumah bocah
itu setelah menyita pistol berisi peluru mematikan tersebut. Polisi
menuturkan, peluru itu dikenal sebagai “pembunuh polisi” karena
dirancang mampu menembus rompi tahan peluru. Dalam rumah yang diduga dihuni keluarga tersangka penyelundup narkotika itu, polisi juga menemukan 13.000 butir amunisi, berbagai jenis pistol serta senapan, termasuk AK-47, juga senapan mesin ringan Uzi. Selain itu, mereka juga menemukan seragam militer, puluhan radio portabel dan dua mesin penghitung uang.
Sementara itu seorang pria bersenjata yang tinggal di rumah tersebut berhasil melarikan diri setelah melihat polisi datang.
Meksi demikian, polisi berhasil menahan satu orang wanita. Adapun bocah malang tadi akhirnya dibawa ke perawatan pekerja sosial.
Sumber: http://dunia.news.viva.co.id/news/read/349787-geger-pistol-di-dalam-tas-sekolah-bocah-9-tahun
Tidak ada komentar :
Posting Komentar
harap komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA