Senin, 12 November 2012

Mirip Mitologi Yunani, Kambing Ini Memiliki Satu Mata

Seekor kambing di Perundurai, Erode, India, hidup dengan hanya satu mata. Hewan ini menjadi perhatian warga setempat dan dikatakan mirip dengan makhluk dalam mitologi Yunani, Kiklops.
detail beritaKandasamy, pemilik kambing langka ini mengungkapkan bahwa dirinya belum pernah menemukan kelainan pada kambing yang dikembangbiakkannya dalam waktu 10 tahun terakhir. Menurut K. Asokan, Kepala Kebun binatang Coimbatore VOC Park mengatakan, apa yang dialami kambing ini disebabkan karena kelainan genetik.
“Sangat jarang untuk melihat kambing ini di desa-desa,” ujar Asokan, seperti dikutip International Business Times, Jumat (9/11/2012).
Di 2004, salah satu penduduk kota Folweni, Durban, Afrika Selatan dikejutkan dengan seekor kambing yang baru lahir dan memiliki satu mata di tengah bagian keningnya. Kambing ini dikatakan mirip Kiklops (mitologi Yunani).
Kabar tentang kelahiran kambing aneh ini menyebar dan banyak warga yang datang ke kota Folweni untuk menyaksikan penampilan kambing tersebut secara langsung. Beberapa orang menyarankan bahwa kambing langka itu harus disembelih atau dibunuh.
“Ya, ini memang lain dari normal dan ini tidak terlihat seperti kambing. Namun, itu tidak berarti hewan ini harus dibunuh. Hewan ini ciptaan Tuhan,” jelas pemilik kambing tersebut, Rose Magubane.
Wikipedia menerangkan kambing merupakan binatang memamah biak yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya, termasuk Turki dan Eropa. Kambing liar jantan maupun betina memiliki tanduk sepasang, namun tanduk pada kambing jantan lebih besar.
Panjang tubuh kambing liar, tidak termasuk ekor, adalah 1,3 meter – 1,4 meter. Sedangkan ekornya 12 sentimeter – 15 sentimeter. Bobot kambing betina 50 kilogram – 55 kilogram. Sementara kambing jantan bisa mencapai 120 kilogram.
Sumber: http://techno.okezone.com/read/2012/11/09/91/716091/mirip-mitologi-yunani-kambing-ini-memiliki-satu-mata

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

harap komentar dengan sopan dan tidak mengandung SARA